SMA Muhammadiyah 1 Gresik Jadi Pusat Informasi Nuklir
23 Nov 2010 06:02:50
Artikel terkait
| |
|||||||||
|
|
Gresik, Infonuklir (23/11/2010). SMA Muhammadiyah 1 Gresik berharap menjadi tempat percontohan sekolah-sekolah se-Kabupaten Gresik dalam pemanfaatan teknologi nuklir untuk kesejahteraan. Demikian disampaikan Sekretaris Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gresik Uripan Nada dalam sambutannya sekaligus membuka acara Sosialisasi Iptek Nuklir dan Penelusuran Informasi Iptek Nuklir, Senin (22/11/2010), di Aula Matahari SMA Muhammadiyah 1 Gresik.
Menurut Uripan Nada, kegiatan ini merupakan bagian dari program dalam kaitannya dengan masalah peningkatan penguasan iptek untuk menunjang kegiatan pembelajaran di sekolah. Untuk itu, Uripan berharap agar BATAN dapat membantu dalam penyediaan sarana dan prasana Laboratorium Iptek Nuklir yang dapat dimanfaatkan khususnya oleh siswa-siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik, dan umumnya oleh seluruh sekolah-sekolah yang berada di Kabupaten Gresik.
Uripan Nada berharap kegiatan ini dapat berlanjut kepada masalah-masalah aplikasi teknologi nuklir yang dapat dimanfaatkan tidak saja oleh Majelis Dikdasmen secara institusi, namun juga dapat dimanfaatkan oleh semua sekolah-sekolah dan seluruh masyarakat di Kabupaten Gresik. Menurutnya, selama ini masyarakat di Kabupaten Gresik sangat awam dengan pemanfaatan teknologi nuklir, meskipun tanpa disadari sebenarnya mereka sudah memanfaatkan teknologi nuklir, contohnya dalam bidang kesehatan.
Sementara itu, Kepala Bidang Promosi-PDIN Eko Madi Parmanto mengatakan bahwa jangan merasa takut jika bicara masalah nuklir. Saat ini sudah tidak jamannya lagi membicarakan nuklir itu untuk bom. “Bom itu sudah terjadi sejak saya belum lahir, tahun 1945, sangat jauh dari sekarang”, kata Eko Madi lagi. Sekarang ini teknologi nuklir sudah banyak dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti di bidang kesehatan, industri, pertanian dan peternakan, dan di bidang lainnya.
BATAN bukan hanya bertugas melakukan penelitian dan pengembangan yang terkait dengan teknologi nuklir, tetapi juga diminta oleh pemerintah untuk menjelaskan kepada masyarakat luas mengenai teknologi nuklir, baik dari segi manfaat maupun resiko yang mungkin ditimbulkan, serta hasil-hasil litbangyasa BATAN yang telah dicapai dari penggunaan teknologi nuklir, sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Seperti di bidang kesehatan, sudah banyak pasien penderita kanker yang memanfaatkan teknologi nuklir, sehingga dapat sembuh dari penyakit yang dideritanya. Selin itu, di bidang pertanian, sampai saat ini BATAN sudah menghasilkan 16 varietas unggul padi yang dihasilkan dari teknik mutasi radiasi dengan kualitas yang cukup bagus, baik dari segi rasa, hasil maupun ketahanan terhadap hama.
Di bidang energi, menurut Eko Madi, sebenarnya sejak lama pemerintah sudah berkeinginan memanfaatkan teknologi nuklir untuk pembangkit listrik (PLTN) dalam rangka menunjang kebutuhan listrik yang semakin meningkat. Namun, keputusan untuk membangun PLTN, sampai saat ini belum diputuskan karena masih ada penolakan dari masyarakat yang belum memahami pemanfaatan teknologi nuklir untuk listrik. Eko Madi juga menjelaskan bahwa banyak negara yang memanfaatkan teknologi nuklir untuk memenuhi kebutuhan energi listriknya, bahkan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Vietnam, sudah berencana untuk membangun PLTN. “Era sekarang ini adalah era nuklir, apapun bisa dikembangkan dengan teknologi nuklir”, tegas Eko Madi.

Kegiatan yang diselenggarakan atas kerjasama Pusat Diseminasi Iptek Nuklir (PDIN) – BATAN dan Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gresik ini, diikuti oleh 80 orang peserta, terdiri dari kepala-kepala dan guru-guru SMA/SMK Swasta se-Kabupaten Gresik, serta siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Selain mendengarkan penjelasan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Promosi-PDIN, para peserta sosialisasi juga mendapatkan pemaparan materi-materi yang disampaikan pembicara-pembicara dari BATAN.
Pada sesi pertama, disampaikan materi Teknologi Nuklir dan Pemanfaatannya untuk Kesejahteraan yang dipaparan oleh Dimas Irawan, sedangkan pada sesi kedua, peserta sosialisasi menerima materi sekaligus praktek Penelusuran dan Pemanfaatan tentang Iptek Nuklir di Situs-situs Internet.
Saat ini SMA Muhammadiyah 1 Gresik menjadi percontohan sekolah lain secara nasional dalam menerapkan manajemen sekolah modern berbasis teknologi informasi dan komunikasi (ICT). Seluruh computer dalam area sekolah terhubung dengan jaringan local area network, yang memiliki 7 server yang menghandle seluruh proses implementasi ICT. (arial)
| |
|||||||||
|
|







